Langsung ke konten
Selasa, 29 September 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Kepala KUA Tosari Amaluddin Sambut KaKankemenag H Syeikhul Hadi pada Acara Dharma Santi

Kepala KUA Tosari Amaluddin Sambut KaKankemenag H Syeikhul Hadi pada Acara Dharma Santi

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Acara Dharma Santi di Tosari Pasuruan berlangsung istimewa. Dharma Santi merupakan bagian dari perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu di Kecamatan Tosari yang untuk tahun ini  diihadiri  jajaran pejabat Petinggi KemenAg Kabupaten pasuruan,  Minggu 24 Maret 2024. 

Kecamatan Tosari Pasuruan berada di antara perbukitan gunung Bromo dengan penganut Hindu Tengger terbesar di Jawa Timur. Sebagai momen penting dalam kalender keagamaan Hindu, Dharma Santi diibaratkan sebagai ‘Halal bi Halal’ dalam agama Islam.

Acara tersebut menjadi pusat perhatian dengan kehadiran tokoh-tokoh penting dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, termasuk Kepala Kantor KemenAg Kabupaten Pasuruan . H. Syeikhul Hadi, KaSuBag KanKemenAg. H. Bahrul Ulum, dan KaSi BIMAS KanKemenAg. H. Agus Suheri. 

Kepala KUA Tosari  Amaluddin menyambut khusus bersama Pebimas Hindu KanWil KemenAg JaTim, serta para Penyuluh dan Pengawas Agama Hindu dari KanKemenAg Kabupaten Pasuruan.

Kehadiran para petinggi dari Kantor Kementerian Agama menegaskan komitmen negara dalam melindungi dan mengayomi beragam agama yang diakui di Indonesia. Ini sejalan dengan semangat gerakan Moderasi Beragama yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Camat Tosari, Hendi Candra, juga turut serta dalam acara tersebut, bersama dengan tokoh-tokoh agama Hindu se-kabupaten Pasuruan, ToGa (Tokoh Agama) dan ToMas (Tokoh Masyarakat) Hindu, yang memperkuat kebersamaan dalam merayakan keberagaman agama.

Dalam suasana yang penuh kegembiraan dan kebersamaan, acara Dharma Santi di Tosari Pasuruan bukan hanya sebagai perayaan keagamaan.

 

“Tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama, menciptakan kedamaian dan harmoni dalam kehidupan beragama di Indonesia,” ujar Kepala KUA Amaluddin.

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.