PEREMPUAN-PEREMPUANKU (Part 1)
Adakah yang lebih indah dari pendar cahya pagi, kala pupil kembali membeliak sekadar mengenali. Tentu, itu utas-utas senyum nan terjuntai…
Adakah yang lebih indah dari pendar cahya pagi, kala pupil kembali membeliak sekadar mengenali. Tentu, itu utas-utas senyum nan terjuntai…
ARTIKEL I JATIMSATUNEWS – “Mas, ayo kolab puisi!” Sebuah suara cempreng menggedor jendelaku siang itu. Begitu nyaring, meski ada getar…