MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Upaya pelestarian alam serta kepedulian lingkungan tidak selalu berawal dari program berskala besar, melainkan dapat dipupuk secara bertahap melalui langkah sederhana dari bibit pohon kecil. Semangat inilah yang diwujudkan secara nyata oleh jajaran personel Koramil 0833-04/Sukun Kodim 0833/Kota Malang lewat agenda pembibitan pohon keras dan buah-buahan di area Makoramil Sukun, Jumat (2/10/2026).
Sejumlah bibit tanaman produktif seperti mangga, nangka, hingga durian mulai dipersiapkan ke dalam polybag oleh para prajurit dan Babinsa. Aksi ini menjadi bukti komitmen Koramil Sukun dalam memperluas cakupan ruang hijau sekaligus mendorong tumbuhnya vegetasi yang memiliki manfaat jangka panjang bagi kelestarian alam setempat.
Komandan Koramil (Danramil) 0833-04/Sukun, Kapten Czi Fathur, menegaskan bahwa gerakan penghijauan merupakan tanggung jawab bersama yang hasilnya mungkin belum instan terlihat hari ini, namun sangat bermakna bagi generasi mendatang.
Baca juga: Edukasi Cinta Lingkungan Sejak Dini, Siswa TK Kristen Calvin Tanam Pohon Bareng Koramil Klojen
Baca juga: Perkuat Keamanan Kampus dan Lingkungan, Babinsa Ketawanggede Rutin Gelar Komsos Bareng Satpam
“Kami ingin penghijauan menjadi gerakan bersama. Bibit yang kita siapkan hari ini mungkin belum memberikan manfaat besar, tetapi ketika tumbuh dan berkembang, manfaatnya akan dirasakan masyarakat dan lingkungan dalam jangka panjang,” tutur Kapten Czi Fathur dengan lugas.
Perwira pertama TNI itu juga menambahkan bahwa pemilihan varietas pohon buah sengaja dilakukan karena memiliki fungsi ganda yang menguntungkan. Selain efektif memperbanyak pasokan oksigen dan menjaga keteduhan lingkungan, pohon-pohon tersebut kelak akan menghasilkan panen buah yang bernilai ekonomis bagi warga sekitar saat telah berbuah.
Melalui kegiatan pembibitan ini, para Babinsa diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak kesadaran lingkungan di tengah masyarakat binaannya, membuktikan bahwa langkah nyata menjaga bumi bisa dimulai dari keteladan di lingkungan terdekat.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.