Langsung ke konten
Kamis, 22 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Diikuti Hampir 200 Peserta dari Berbagai Instansi, Webinar LKHAI Kupas Dinamika Hukum Bisnis

SURABAYA, JatimSatuNews.com – Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI) sukses menggelar Webinar Nasional bertajuk “Pengembangan Kompetensi dalam

Peserta Webinar Nasional LKHAI

Peserta Webinar Nasional LKHAI (Foto: Dokpri Anis Hidayatie)

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM : Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI) sukses menggelar Webinar Nasional bertajuk “Pengembangan Kompetensi dalam Dinamika Perkembangan Hukum Bisnis” secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu malam (21/10/2026). Kegiatan yang digelar dari Surabaya ini diikuti hampir 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Peserta berasal dari beragam latar belakang, mulai dari instansi pemerintah, perguruan tinggi negeri dan swasta, rumah sakit, balai nasional, praktisi hukum, pelaku dunia usaha, hingga organisasi kemasyarakatan. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap perkembangan hukum bisnis di tengah perubahan regulasi, kemajuan teknologi, dan dinamika perekonomian.

Sejumlah instansi dan lembaga pendidikan yang tercatat mengikuti webinar ini antara lain dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA), UPN Veteran Jawa Timur, serta Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya.

Baca juga: Hadapi Dinamika Hukum Bisnis, LKHAI-Jimly School-FORJASI Gelar Webinar Nasional

Baca juga: LKHAI Prioritaskan Pendidikan Hukum dan Sertifikasi Profesi, Bidik Penguatan Hukum Bisnis hingga UMKM

Selain itu, hadir pula perwakilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Saiful Anwar Malang, RS Menur Surabaya, praktisi hukum, pelaku usaha, serta unsur organisasi kemasyarakatan, termasuk Pemuda Pancasila dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Keberagaman peserta menjadi salah satu kekuatan forum ini. Persoalan hukum bisnis tidak hanya berkaitan dengan profesi hukum, tetapi juga menyentuh tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pengelolaan institusi, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Webinar tersebut menjadi bagian dari komitmen LKHAI untuk mendorong peningkatan kompetensi dan literasi hukum secara berkelanjutan, sekaligus membuka ruang dialog antara akademisi, praktisi, pemerintah, dan masyarakat.

Pembina LKHAI: Kompetensi Hukum Harus Terus Dikembangkan

Ketua Umum DPP LPKAN Indonesia sekaligus Pembina LKHAI, R. Mohammad Ali Zaini, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan kompetensi di tengah perubahan hukum dan dunia usaha yang berlangsung dinamis.

“Pengembangan kompetensi merupakan kebutuhan penting di tengah dinamika perkembangan hukum dan dunia usaha. Melalui webinar seperti ini, kita berharap peserta dapat memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman, serta mengikuti perkembangan regulasi yang berkaitan dengan aktivitas bisnis,” ujar R. Mohammad Ali Zaini.

Menurutnya, pemahaman terhadap hukum bisnis tidak boleh hanya menjadi perhatian kalangan praktisi hukum. Pelaku usaha dan pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi juga perlu memahami ketentuan hukum yang berlaku agar aktivitas bisnis dapat dijalankan secara tepat dan bertanggung jawab.

“Pemahaman hukum bisnis tidak hanya dibutuhkan oleh praktisi hukum, tetapi juga oleh pelaku usaha. Karena itu, ruang diskusi dan edukasi seperti ini perlu terus dikembangkan agar masyarakat semakin memahami pentingnya aspek hukum dalam menjalankan kegiatan bisnis,” tambahnya.

Iklan

Ia menilai, kegiatan edukasi hukum yang berkesinambungan menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan hukum sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi perubahan regulasi.

Hadirkan Akademisi dan Praktisi Ekonomi-Bisnis

Untuk memberikan perspektif yang komprehensif, webinar nasional ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki latar belakang akademik dan praktis.

Narasumber pertama adalah Drs. Lutfil Hakim, pemerhati ekonomi dan bisnis yang juga menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. Narasumber kedua, Prof. Dr. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum., C.C.D., C.M.C., Direktur LSP JIMLY sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya).

Kehadiran kedua narasumber tersebut diharapkan dapat memperkaya pembahasan melalui perpaduan perspektif ekonomi, praktik dunia usaha, dan kajian hukum. Dengan demikian, peserta memperoleh sudut pandang yang lebih luas dalam memahami tantangan hukum bisnis di tengah perkembangan zaman.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana, Rachmatika Ramadhani, S.Psi., yang juga menjabat Direktur Utama PT Forjasi Lentera Indonesia.

Selanjutnya, diskusi dipandu oleh Direktur Eksekutif LKHAI, Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H. Jalannya kegiatan turut didukung oleh dua notulis, yakni Rouli D. Marbun, S.H., M.H., selaku Sekretaris Direktur Eksekutif, serta Siti Julaicha, S.E., MSA., M.H., CFrA., CMA., selaku Direktur Penelitian dan Pendidikan Hukum LKHAI.

Diskusi Interaktif Perkuat Literasi Hukum

Sepanjang pelaksanaan webinar, peserta mengikuti pemaparan materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab. Forum tersebut menjadi ruang bertukar gagasan dan memperluas pemahaman mengenai tantangan hukum yang berkembang seiring perubahan pola bisnis, regulasi, dan kondisi ekonomi.

Partisipasi peserta dari berbagai sektor juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas bidang dalam membangun pemahaman hukum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi instansi pemerintah, pemahaman hukum menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola yang baik. Sementara itu, bagi pelaku usaha dan praktisi, literasi hukum dapat membantu memahami kewajiban, mengantisipasi risiko, serta menjalankan kegiatan bisnis sesuai ketentuan yang berlaku.

R. Mohammad Ali Zaini berharap webinar tersebut menjadi awal dari rangkaian kegiatan edukasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada satu webinar saja. Ke depan, LKHAI dapat terus menghadirkan berbagai forum edukasi, baik melalui webinar, talk show, maupun kegiatan lainnya, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” ungkapnya.

Iklan

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus terlibat dalam berbagai agenda LKHAI berikutnya.

“Harapan kami, Bapak dan Ibu peserta berkenan terus mengikuti kegiatan webinar, talk show, dan berbagai agenda LKHAI berikutnya. Partisipasi peserta menjadi bagian penting dalam membangun ruang diskusi yang produktif serta memperkuat pemahaman masyarakat terhadap perkembangan hukum di Indonesia,” pungkasnya.

LKHAI Dorong Sinergi Akademisi, Praktisi, dan Masyarakat

Keberhasilan pelaksanaan webinar yang diikuti hampir 200 peserta tersebut menjadi momentum bagi LKHAI untuk terus memperluas jangkauan edukasi hukum kepada masyarakat.

Melalui penyelenggaraan forum ilmiah dan diskusi publik, LKHAI diharapkan mampu memperkuat jejaring antara akademisi, praktisi hukum, pemerintah, pelaku usaha, serta organisasi kemasyarakatan.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan kompetensi yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan teoritis, tetapi juga pada pemahaman terhadap persoalan hukum dalam praktik kehidupan sehari-hari.

Dengan komitmen menghadirkan edukasi hukum secara berkelanjutan, LKHAI diharapkan terus mengambil peran dalam meningkatkan literasi hukum masyarakat dan mendorong terciptanya aktivitas bisnis yang lebih tertib, bertanggung jawab, serta selaras dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Drs. Lutfil Hakim, pemerhati ekonomi dan bisnis dan juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur.
Drs. Lutfil Hakim, pemerhati ekonomi dan bisnis dan juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. (Foto: Dokpri Anis Hidayatie)
Prof. Dr. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum., C.C.D., C.M.C., Direktur LSP JIMLY sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya).
Prof. Dr. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum., C.C.D., C.M.C., Direktur LSP JIMLY sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya). (Foto: Dokpri Anis Hidayatie)
Direktur Eksekutif LKHAI, Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H.
Direktur Eksekutif LKHAI, Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H. (Foto: Dokpri Anis Hidayatie)
sambutan Ketua Pelaksana, Rachmatika Ramadhani, S.Psi., dan juga Direktur Utama PT Forjasi Lentera Indonesia.
sambutan Ketua Pelaksana, Rachmatika Ramadhani, S.Psi., dan juga Direktur Utama PT Forjasi Lentera Indonesia. (Foto: Dokpri Anis Hidayatie)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.