Langsung ke konten
Senin, 19 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

4 Ambulans dan Puluhan Tenaga Medis Siaga di Kongres Syarikat Islam ke-42 di Surabaya

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menerjunkan tim medis dan armada ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan dalam pembukaan

Suasana khidmat dan antusiasme ribuan peserta saat menghadiri pembukaan Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Jatim Expo, Surabaya.

Suasana khidmat dan antusiasme ribuan peserta saat menghadiri pembukaan Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Jatim Expo, Surabaya. (Foto: Istimewa)

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menerjunkan tim medis dan armada ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan dalam pembukaan Kongres Nasional Majelis Tahkim Pimpinan Pusat Syarikat Islam (SI) ke-42 di Jatim Expo, Surabaya. Kegiatan yang berlangsung pada 17–20 Oktober 2026 tersebut dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah. Mengusung tema “Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati”, kongres ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Presiden Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Sinergi Lintas Lembaga Kawal Kesehatan Peserta Kongres

Untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung, LMI menyiagakan satu unit ambulans beserta tenaga medis yang bertugas memberikan layanan kesehatan kepada peserta, dibantu oleh tiga unit ambulans lainnya. Susanto, Humanitarian Program LAZNAS LMI, menyampaikan bahwa dukungan pelayanan kesehatan tersebut melibatkan empat ambulans, enam dokter, 10 perawat, serta empat pengemudi ambulans.

“Total ada empat ambulans yang terlibat dalam mendukung pelayanan kesehatan di Jatim Expo. Kami menyiagakan dokter, perawat, dan pengemudi ambulans untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta selama kegiatan berlangsung,” ujar Susanto.

Baca juga: Helikopter Jepang di Langit Kalimantan: Membaca Bantuan Karhutla Lewat Kacamata Humanitarian Aid

Iklan

Baca juga: Khofifah Hadiri Sholawat Kemerdekaan Al-Yasmin di Sidoarjo, Serukan Perbaikan Akhlak

Susanto, perwakilan Humanitarian Program LAZNAS LMI, bersiap bersama armada ambulans di sekitar lokasi Kongres Syarikat Islam di Jatim Expo, Surabaya.
Susanto, perwakilan Humanitarian Program LAZNAS LMI, bersiap bersama armada ambulans di sekitar lokasi Kongres Syarikat Islam di Jatim Expo, Surabaya. (Foto: Istimewa)

Menurutnya, kesiapsiagaan tim medis menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan berskala besar yang dihadiri ribuan orang. Keberadaan pos pelayanan kesehatan diharapkan dapat membantu peserta yang membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan medis selama acara berlangsung. Tim ambulans LMI yang terlibat di antaranya Susanto, Subkhan, dr. Ziba, dr. Hannan, Ikrar Taufan, dan Jery. Mereka bertugas bersama unsur tenaga kesehatan lainnya dalam mendukung operasional pelayanan medis di lokasi kegiatan.

Selain ambulans LMI, pelayanan kesehatan dalam kegiatan tersebut juga didukung ambulans dari RS Islam Sultan Agung Semarang (RSISA), Taman Zakat, dan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) yang tersebar di sejumlah pos kesehatan lainnya.

Lanjutkan Tugas ke Asrama Haji Surabaya

Usai pelayanan di Jatim Expo selesai, tim medis LMI melanjutkan penugasan ke Asrama Haji Surabaya untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan di lokasi tersebut. Pergerakan tim medis ini merupakan bagian dari upaya memastikan dukungan kesehatan tetap tersedia sesuai kebutuhan kegiatan dan lokasi penugasan.

Keterlibatan ambulans dan tenaga medis dari berbagai lembaga tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam mendukung pelayanan kesehatan pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta. Melalui kesiapsiagaan tim medis dan armada ambulans, LAZNAS LMI turut mengambil peran dalam mendukung aspek keselamatan dan kesehatan peserta Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, pungkasnya. (snt)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.