PONOROGO | JATIMSATUNEWS.COM: Sebanyak 14 delegasi Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Malang mengikuti Musyawarah Wilayah (Musywil) Ke-13 Nasyiatul Aisyiyah (NA) Jawa Timur di Kampus Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Jumat–Ahad (16–18 Oktober 2026). Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi kader perempuan muda untuk memperkuat kerja sama, bertukar gagasan, dan menyusun langkah bersama dalam pemberdayaan masyarakat.
Ke-14 delegasi tersebut terdiri atas pengurus PDNA Kota Malang dan perwakilan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) dari sejumlah wilayah di Kota Malang. Mereka hadir untuk ikut menyumbangkan pemikiran bagi kemajuan organisasi dan memperkuat peran perempuan muda di tengah masyarakat.
Dibuka Ketua PWM Jawa Timur
Musywil Ke-13 NA Jawa Timur dibuka oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran Nasyiatul Aisyiyah dalam menjalankan dakwah amar makruf nahi mungkar, terutama di kalangan perempuan muda.
Pembukaan kegiatan ini juga dihadiri Rektor UMPO sebagai tuan rumah, perwakilan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo.
Perkuat Peran Perempuan Muda
Mengusung tema “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Gerakan Jawa Timur Berkelanjutan”, musyawarah ini menjadi ruang bagi para kader untuk mengevaluasi program yang telah berjalan, menyusun rencana kegiatan berikutnya, dan memilih pimpinan baru Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur.
Sekretaris PDNA Kota Malang, Sirly Alfa Rosyidah, berharap musyawarah ini tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menghasilkan gagasan dan program yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Semoga Musywil Ke-13 Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat tali ukhuwah Islamiyah, melahirkan pemikiran dan program kerja yang progresif, serta semakin mengokohkan peran strategis perempuan muda berkemajuan dalam menggerakkan pembangunan Jawa Timur yang berkemajuan,” ungkap Sirly.
Selama tiga hari, peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti sejumlah agenda, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban, pembahasan rencana program kerja, hingga pemilihan pimpinan baru PWNA Jawa Timur.
Bagi PDNA Kota Malang, keikutsertaan dalam musyawarah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan antarkader dan meningkatkan kontribusi perempuan muda dalam kehidupan sosial.
Melalui organisasi, kader diharapkan dapat menghadirkan kegiatan yang menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari dakwah hingga pemberdayaan keluarga dan lingkungan sekitar.
Semangat tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-5 tentang kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan serta tujuan ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. Kolaborasi antarkader dan antarwilayah diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi perempuan muda untuk terlibat aktif dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
Penulis: Indri M. — Ketua Departemen Dakwah PDNA Kota Malang


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.