PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Menginjakkan kaki kembali di tanah air dalam suasana Lebaran setelah menjalankan ibadah umrah di bulan Ramadan di Tanah Suci Makkah dan Madinah, Ning Laili Abidah, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil Blitar yang berdomisili di Kota Bangil, Pasuruan, langsung kembali beraktivitas.
Tak jauh-jauh dari nuansa Ramadan dan kebersamaan, Ning Laili langsung mengikuti acara Halal Bi Halal keluarga besarnya, Bani Sulaiman."Keluarga besar Bani Sulaiman ini beberapa anggotanya berasal dari Pondok Pesantren Darul Ulum, Bahrul Ulum, PP Mambaul Ulum Denanyar, juga Riyadhul Ulum Bangil, saya senang berkumpul bertemu mereka," ujar Ning Laili, seraya menyebut bahwa acara Halal Bi Halal tersebut berlangsung pada Rabu, 2 April 2025.
Halal bi Halal dilaksanakan di Ponpes Darul Ulum Peterongan Jombang di gedung Aula ABI AS'AD yai as'ad. Dalam acara tersebut Ning Laili juga bertemu Gus Han.
"Salah satu yang hadir termasuk Gus Han mantan calon gubernur jatim yang datang dengan bu Nyai, " ujar Ning Laili seraya menunjukkan foto.
Tentang Bani Sulaiman ini Ning Laili menyebut riwayat dari Yai Wahab Hasbullah.
"Bani sulaiman itu riwayatnya kakak mbah laki-laki saya dinikahi oleh Kyai Wahab Hasbullah pemilik ponpes Tambak Beras Jombang punya putri bude Munjidah dan lain lain. Adik dari mbak putri saya di nikahi Yai Bisri Ponpes Denanyar Jombang," jelas Ning Laili.
Keesokan harinya, kediamannya di Kota Bangil menjadi tempat kunjungan para tamu yang datang untuk berlebaran. Salah satu tamu spesial yang diterimanya adalah rombongan Perempuan Bangsa PAC Rembang dan Bangil.
"Alhamdulillah, hari ini saya menerima rombongan tamu dari Perempuan Bangsa (PB) PAC Rembang," ungkap Ning Laili pada Kamis, 3 April 2025.
Baginya, momen Lebaran adalah waktu yang sangat dinantikan, bahkan sejak masih berada di Tanah Suci. Mengenai pengalaman umrahnya selama bulan Ramadan, Ning Laili secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya ingin meraih sejuta fadhilah di dua kota suci tersebut.
"Ibadah umrah itu memiliki keutamaan yang luar biasa, apalagi jika dilakukan pada bulan Ramadan. Saya berharap di antara doa-doa saya akan dikabulkan saat berada di Tanah Suci pada bulan yang penuh berkah ini," ujar Ning Laili.
Meskipun sangat menikmati ibadah Ramadan di Tanah Suci, Ning Laili tak bisa menyembunyikan kerinduannya terhadap suasana Lebaran di tanah air.
"Saya rindu suasana Lebaran di kampung halaman. Inilah alasan saya langsung mengikuti berbagai tradisi Lebaran, seperti silaturahmi dan bersalam-salaman dengan keluarga serta kerabat. Sungguh, saya sangat merindukan momen Lebaran ini," tuturnya ceria bahagia.
Keinginan untuk dapat kembali menjalankan umrah setiap Ramadan menjadi harapan besar bagi Ning Laili. Meskipun lelah karena perjalanan panjang, rasa capek itu seakan hilang tergantikan oleh kebahagiaan berkumpul bersama keluarga dan handai taulan.
"Tanggal 5 itu ada open house di rumah saya. Pagi IGTKM dan yayasan RIYADLUL ULUM. Lanjut jadi pertemuan keluarga bani Siddiq. Bani siddiq Kyai Ahmad Siddiq Jember. Buyut saya Abah dari mbah putri saya adik dari abahnya Kyai Hamid Pasuruan," ucap Ning Laili Abidah.
Rencananya tak hanya itu agendanya, usai acara masih gelar open house.
"Siang lanjut open house lagi. Kali ini rencana dengan PAC se PC Bangil dan Pengurus Ranting PAC Bangil," urainya.
Mengenai kebiasaan open house ini Ning Laili Abidah menyatakan sudah tradisi sejak sebelum jadi dewan. Hingga saat ini Ning Laili Abidah open house setiap tahun. Menurutnya ini dilakulan agar tidak mengecewakan tamu yang ingin silaturahmi.
"Diantara padatnya jadwal kedewanan dan lain-lain sebagai sigle parent saya harus bisa memanaje agar semua bisa tercover dengan efektif dan efisien," ujar Ning Laili Abidah mengakhiri sesi wawancara. Ans