SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - 26 Maret 2025 – Koperasi Karyawan Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya menggelar Rapat Rencana Kerja (RK) Tahun Buku (TB) 2025 dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) TB 2024 di Ruang Rektorat UHT, Jalan Arif Rahman Hakim 150, Surabaya. Kegiatan ini mengusung tema “Melalui pemberdayaan Kopkar UHT, kita wujudkan wirausaha yang mandiri guna meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi beserta keluarganya.”
Rapat dibuka secara resmi oleh Rektor UHT, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng. Hadir pula Wakil Rektor II, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr.(Han), yang juga Ketua Pengawas I, serta Wakil Rektor III, Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Toto Dwijaya Saputra, S.T., M.Si(Han)., M.Tr.Opsla. Selain itu, Dr. Ir. Nuhman, M.Kes., CISHR. menjabat sebagai Pengawas II, dan Hadi Prasutiyon, S.T., M.T. yang baru terpilih sebagai Pengawas III. Turut hadir perwakilan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Perdagangan Kota Surabaya, Ibu Lina Fitri M., S.E., M.M., selaku Pejabat Fungsional Pengawasan KoperasiDalam sambutannya, Kepala Koperasi Karyawan UHT, Drs. Ec. Chrisna Tri Djatmoko, memaparkan perkembangan koperasi yang saat ini mengelola tiga unit usaha:
1. Unit Toko: Menyediakan sembako, snack, minuman, ATK, serta souvenir dari Kominfo UHT.
2. Unit Jasa: Meliputi kantin serta pembayaran pulsa, PDAM, dan listrik.
3. Unit Simpan Pinjam
Chrisna menyampaikan terima kasih kepada Rektor UHT atas kebijakan pemotongan gaji karyawan yang dialihkan menjadi voucher belanja sembako dan pembayaran tagihan. "Kebijakan ini berdampak luar biasa. Koperasi semakin hidup, ramai dikunjungi, dan anggota semakin dekat dengan koperasi," ujarnya.
Untuk meningkatkan pelayanan, pengurus koperasi berencana:
Memberikan layanan lebih baik dengan menekan harga sembako agar lebih murah dari pasar dan mengubah tampilan toko menjadi minimarket/swalayan.
Membuka peluang konsinyasi produk dari karyawan UHT, keluarga, UMKM, maupun pihak luar.
Mengajak seluruh anggota untuk berbelanja sembako bulanan, ATK, dan membayar tagihan melalui koperasi guna memajukan usaha bersama.
Rektor UHT, Dr. Ir. Avando Bastari menegaskan bahwa rapat ini merupakan forum strategis bagi pengurus Kopkar UHT untuk menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban kepada anggota serta membahas program dan kebijakan ke depan. Koperasi Karyawan UHT, sebagai organisasi non-struktural, memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Oleh karena itu, pengurus dituntut untuk mengelola koperasi secara profesional, sehat, dan bertanggung jawab.
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 menegaskan bahwa koperasi sejajar dengan BUMN dan swasta, sehingga harus mampu bersaing dalam dunia usaha. Pengurus diharapkan dapat mencari peluang bisnis yang menguntungkan bagi anggota. Sebagai pembina, rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan pengawas atas pencapaian kinerja koperasi selama Tahun Buku 2024.
Perwakilan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Perdagangan Kota Surabaya, Lina Fitri M., SE., MM., mengingatkan bahwa koperasi harus fokus pada pemberdayaan ekonomi anggota. "Simpan pinjam jangan dijadikan program unggulan, urusan hutang serahkan pada ahlinya yaitu bank. Koperasi adalah kumpulan orang yang mengelola badan usaha untuk menghidupkan ekonomi anggota," tegasnya.
Wakil Rektor II, Dr. Iwan Isnurwanto, yang juga Ketua Pengawas I Koperasi Karyawan, memberikan arahan dan wawasan tentang peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota di lingkungan UHT. Setelah rapat selesai, dilakukan pemilihan anggota pengawas koperasi, dan Hadi Prasutiyon, S.T., M.T. terpilih sebagai Pengawas III.
Kominfouht 2025