Banner Iklan

Alumni SOS SMADA '91 Pasuruan Bagikan Takjil Buka Puasa, Wujud Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan

Miftachul Amin
29 Maret 2025 | 09.10 WIB Last Updated 2025-03-29T02:17:32Z
Alumni SMADA 91 bersiap membagikan takjil di Alun-alun Kota Pasuruan

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
Sore itu di hari Rabu 26 Maret 2025, suasana Alun-Alun Kota Pasuruan begitu ramai. Langit sedikit mendung, sementara matahari perlahan tenggelam ke barat, menciptakan panorama senja yang syahdu. Di bawah payung Madinah Alun-alun Kota yang megah, nuansa Ramadan begitu terasa, membawa ketenangan dan kedamaian bagi setiap pengunjung yang sedang menanti waktu berbuka.

Di tengah suasana yang penuh kedamaian, para alumni SOS SMA Negeri 2 Kota Pasuruan, angkatan 1991 (SOS SMADA 91), berbagi kebahagiaan dengan membagikan 250 paket takjil kepada masyarakat. Aksi sosial ini menjadi wujud solidaritas terhadap umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Ketua kegiatan, Imam Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian alumni terhadap masyarakat sekaligus upaya berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan. "Kami ingin membantu mereka yang berpuasa agar dapat berbuka dengan mudah," ujarnya.

Selain berbagi takjil, kegiatan ini juga menjadi momen mempererat tali silaturahmi antar alumni. Setelah pembagian takjil, mereka menggelar buka puasa bersama (bukber), yang diwarnai dengan kehangatan dan nostalgia.

Suasana saat pembagian takjil alumni SMADA 91 disambut antusias warga di sekitar alun-alun. 

Salah satu alumni, Bapak Latif, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebelumnya sempat vakum, namun kini kembali dihidupkan dengan semangat baru. "Biasanya kami berbagi takjil di Jalan Panglima Sudirman. Tahun ini, kami memilih Alun-Alun sebagai lokasi baru, dan suasananya luar biasa. Teman-teman lebih antusias, apalagi dengan latar belakang Tugu Alun-Alun dan Masjid Jami’ Al Anwar," tuturnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk tim keamanan dari Satpol PP yang turut menjaga kelancaran acara. Lebih dari 10 personel dikerahkan untuk memastikan pembagian takjil berlangsung tertib.

Antusiasme masyarakat pun begitu tinggi. Sekitar 30 menit sebelum pembagian, warga mulai berdatangan, terutama anak-anak yang berlari riang menantikan takjil gratis. Ibu Rodiah, salah satu pengunjung asal Warung Dowo, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. "Enak sekali kalau ada pembagian takjil di sini. Sambil ngabuburit, kita juga bisa cari makanan pembuka. Apalagi kalau gratis, pas banget," ujarnya sambil tertawa.

Foto bersama setelah pembagian takjil di depan tugu Alun-alun Kota Pasuruan

Melihat kesuksesan acara tahun ini, para alumni SMADA 91 bertekad menjadikannya sebagai tradisi tahunan. "InsyaAllah tahun depan akan lebih meriah. Semoga kami diberi umur panjang, kesehatan, dan kesempatan untuk terus berbagi," harap Gus Mustofa, Pak Hardi, Bu Yanti, dan para alumni lainnya yang aktif dalam kegiatan ini.

Di balik kesederhanaan aksi berbagi ini, terpancar semangat kebersamaan dan kepedulian yang semakin menguatkan makna Ramadan. Alun-Alun Kota Pasuruan bukan sekadar tempat ngabuburit, tetapi juga menjadi saksi bagaimana kepedulian sosial terus hidup dan berkembang. (Ltf/Amn) 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Alumni SOS SMADA '91 Pasuruan Bagikan Takjil Buka Puasa, Wujud Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan

Trending Now