![]() |
Sebanyak 95 santri Ponpes Terpadu Al-Yasini Pasuruan diterima SNBP 2025 dan SPAN-PTKIN 2025./dokumentasi Alyasini Pasuruan |
PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM - Prestasi gemilang ditorehkan Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini, Kabupaten Pasuruan.
Sebanyak 95 santri PPT Al-Yasini berhasil lolos Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN).
Para santri tersebut diterima di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Menurut laman resmi PPT Al Yasini, jumlah ini merupakan 21% dari jumlah 483 santri di ruang lingkup Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini.
Jumlah ini juga berasal dari 4 lembaga SLTA di Al-Yasini, yakni MAN 2 Pasuruan, SMA Al-Yasini, SMKN 1 Wonorejo, dan SMK Sultan Al-Yasini.
Sebanyak 31 siswa MAN 2 Pasuruan diterima SNBP 2025 dan 33 siswa lolos SPAN-PTKIN.
Lalu, 18 siswa SMA Al-Yasini diterima SNBP dan 10 siswa lolos SPAN PTKIN.
Disusul SMKN 1 Wonorejo yang terdapat 2 siswa diterima SNBP dan 1 siswa SMK Sultan Al-Yasini diterima SNBP.
Para santri ini akan melanjutkan jenjang pendidikannya ke berbagai daerah di Indonesia.
Mulai dari kampus ternama seperti Universitas Brawijaya Malang, Universitas Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Negeri Surabaya.
Kemudian, juga ada di UIN Walisongo Semarang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Politeknik Maritim Negeri Indonesia, UIN KH. Achmad Siddiq Jember, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, IAIN Ponorogo, hingga Universitas Hasanuddin Makassar.
Pendidikan yang ditempuh para Santri Al-Yasini tidak hanya dalam hal agama saja. Mereka diterima di berbagai bidang sesuai bakat dan minat mereka.
Ini dibuktikan dari banyaknya santri yang diterima di fakultas eksakta (saintek) yang mempelajari ilmu-ilmu pasti, konkret, dan nyata.
Diantaranya seperti Fisika, Matematika, Biologi, Teknik Mesin, Teknik Arsitektur, hingga Kesekretariatan.
Banyak juga diantaranya yang mengembangkan diri pada Fakultas Hukum, seperti Jurusan Hukum, Hukum Tatanegara, Hukum Keluarga Islam, hingga Hukum Mua’malah.
Adapun SNBP dan SPAN-PTKIN merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri yang seleksinya didasarkan pada prestasi akademik dan non-akademik selama menempuh pendidikan sekolah.
Jalur ini tidak memerlukan ujian tertulis, melainkan mempertimbangkan nilai rapor, portofolio, serta prestasi lain yang relevan dengan program studi yang dipilih siswa.
"Alhamdulillah, pencapaian ini menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan dalam proses pendidikan dan pengelolaan lembaga kami. Semoga para santri yang diterima di perguruan tinggi negeri dapat terus berprestasi dan memberikan manfaat bagi umat dan bangsa," ujar Ketua Pondok Putri, Ustadzah Marhumah, M.Pd.
Ustazah Marhumah menambahkan, keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kualitas pendidikan lembaga formal di Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini
Sebagian dari mereka juga mendapat bea siswa teladan.
Jumlah tersebut masih dari jalur prestasi saja. Masih ada jalur tes masuk PTN dan PTKIN, yaitu UMPTKIN dan UTBK-SNBPT dan jalur mandiri.
Ustaddzah Marhumah berharap PPT Al-Yasini dapat terus berkomitmen mencetak generasi unggul dan berprestasi.
Berikut ini daftar siswa yang diterima SNBP 2025 dan SPAN-PTKIN 2025.
![]() |
Dokumentasi sekolah via alyasini.net |
***
Penulis: YAN
Baca juga: Jadwal Pelaksanaan UTBK-SNBT 2025