Pasang iklan disini

 

Kabar Duka, Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro Tutup Usia

Admin JSN
25 Februari 2025 | 20.03 WIB Last Updated 2025-02-25T13:37:08Z
Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro tutup usia hari ini (25/2)./Instagram @pssi

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Kabar duka menyelimuti sepak bola tanah air. Salah seorang legenda Timnas Indonesia, Bejo Sugiantoro tutup usia.

Legenda Persebaya Surabaya dan Deltras Sidoarjo ini meninggal dunia pada Selasa, 25 Februari 2025.

Menurut kronologis yang diungkap Transfermarkt Indonesia, Bejo Sugiantoro wafat ketika sedang bermain sepak bola dengan rekan-rekannya di Surabaya.

"Legenda sepak bola ini meninggal dunia di usia 47 tahun saat sedang bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di Surabaya sore tadi," tulis media cabang dari Jerman tersebut.

Hingga berita ini ditulis belum dapat dipastikan diagnosisnya apakah karena serangan jantung atau faktor lain.

Kabar duka ini pun dimuat federasi sepak bola nasional, PSSI melalui laman resminya.

"Hati dan pikiran kami senantiasa bersama keluarga serta orang terdekat dari mendiang Bejo Sugiantoro," tulis PSSI.

Pemain Persib Bandung dan Timnas Indonesia, Rachmat Irianto kala bersama ayahnya, mendiang Bejo Sugiantoro./Instagram @rachmatirianto

Bejo Sugiantoro semasa bermain merupakan bek tengah bertinggi badan 176 cm.

Dia lahir 2 April 1977 di Sidoarjo. Namun, karier profesional pertamanya di Persebaya Surabaya pada 1994 usai lulus dari program PSSI Primavera pada 1993-1994.

Dia membela Persebaya sejak 1994 hingga 2003 dengan 138 pertandingan dan turut mencetak 2 gol.

Pindah ke PSPS Pekanbaru pada 2003-2004 dengan 22 kali bermain.

Ia kembali ke Persebaya dan menorehkan 69 laga dan 1 gol selama 2004 hingga 2008.

Mitra Kukar menjadi pelabuhan baru pada 2008-2009 dan bermain 11 kali dengan 1 gol.

Petualangan ayah dari pesepak bola Rachmat Irianto berlanjut ke tanah Papua dengan memperkuat Persidafon Dafonsoro pada 2009-2010 dan bermain 25 laga serta menyumbang 1 gol.

Jumlah laga sama juga ditorehkan Bejo saat pertama kalinya pulang membela klub tanah kelahirannya, Deltras Sidoarjo (2010-2011). Ia pun mencetak 2 gol untuk The Lobsters.

Tawaran bermain Persidafon (2011-2012) tak ditolak, dia pun kembali bermain 25 kali untuk tim yang identik dengan warna putih-hitam tersebut.

Kemudian, karier profesional terakhirnya tuntas di tanah Madura bersama Perseba Bangkalan dan bermain 21 kali.

Selama menjadi bek tengah, Bejo juga membela Timnas Indonesia dan tampil 45 kali dengan lesatan 2 gol selama 1997 hingga 2004.

Usai pensiun, Bejo masuk ke dunia kepelatihan dan menjadi pelatih kepala Persik Kediri pada 2017.

Lalu, ia kembali ke Persebaya untuk menjadi asisten pelatih selama 2018 hingga 2023. Ia juga sempat menjadi pelatih sementara Bajol Ijo pada 2019.

Pada 2023-2024, Bejo melatih Serpong City yang berkompetisi di Liga 3.

Kemudian, Bejo pulang ke Deltras sebagai pelatih kepala yang berlaga di Liga 2 pada musim 2024-2025. Artinya, Bejo meninggal dunia saat statusnya masih sebagai pelatih Deltras.

Sebagai media massa yang berbasis di Jawa Timur, Jatim Satu News juga turut berdukacita atas berpulangnya Bejo Sugiantoro. Semoga, keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi duka ini. Selamat jalan, Legend! ***

Penulis: YAN

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kabar Duka, Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro Tutup Usia

Trending Now