![]() |
Anggota DPR RI Komisi III dari fraksi PKS, Adang Daradjatun dukung penuh BNN meningkatkan upaya pemberantasan korupsi karena sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto./dok. JSN-ANS |
JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM - Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi PKS, Adang Daradjatun mendukung penguatan anggaran untuk Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam meningkatkan kinerja pemberantasan dan pencegahan narkoba.
Pesan ini diungkapkannya selepas Rapat Kerja bersama BNN Pusat dan Daerah yang berlangsung pada Kamis (23/01) lalu di Jakarta.
Adang mengatakan pentingnya dukungan anggaran yang lebih besar agar BNN dapat bekerja lebih maksimal dan efektif.
"BNN memerlukan dukungan yang nyata, tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari sisi anggaran, agar langkah-langkah pemberantasan narkoba bisa semakin optimal dan sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam poin 7," ungkap Adang, seperti yang dikutip dari keterangan tertulis yang diterima JSN (28/1).
Dia juga mendorong revisi Undang-Undang Narkotika dengan pendekatan yang lebih manusiawi, yakni mengutamakan aspek kesehatan dan rehabilitasi bagi pengguna.
"Pendekatan represif saja tidak cukup. Kita perlu merevisi regulasi yang mengedepankan pemulihan bagi pengguna melalui rehabilitasi, sehingga mereka bisa kembali produktif di masyarakat," ujarnya.
Perhatian khusus juga diberikan Adang kepada wilayah-wilayah yang rentan terhadap penyebaran narkoba, termasuk kampung-kampung yang sering kali mendapat stigma sebagai 'sarang narkoba'. Misalnya pada Kampung Bahari, Tanjung Priok, yang merupakan bagian dari daerah pemilihannya (Dapil).
"BNN dan Kepolisian harus memperketat pengawasan di wilayah-wilayah seperti Kampung Bahari. Jangan sampai stigma ini terus berlanjut tanpa ada tindakan nyata untuk mengatasinya," tegasnya.
Melalui dukungan anggaran, regulasi yang lebih progresif, dan pengawasan ketat, purnawirawan Komjenpol ini berharap Indonesia bisa lebih efektif dalam memerangi masalah narkoba. Sebab, menurutnya narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa. ***
Penulis: YAN