Langsung ke konten
Selasa, 22 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Literasi

Tersiksanya

Awan di atas Selat Bali

PUISI | JATIMSATUNEWS.COM:

“Nggih Bu Nyai, mboten nutut.”

Panggilan ini, hanya bila pemiliknya ada. Lalu siang berkalang kerontang menyampaikan kabar hatinya telah kembali ke tempat semula. Kuruntuki diriku, kebodohan indah tanpa upaya menghentikan. 

Sesakit ini ternyata ingin memiliki yang terlarang. Terluka, iya terluka. Tapi bisa apa? Menyadari tak bisa menggapai itu menyakitkan ternyata. 

Aku terjebak pusaran yang dilarang. Desir ini, menjadi candu yang ingin terus kuulangi. Merupa kasmaran, menimpa-nimpa, membawaku terbang, merasai kembali romantis yang lama menghilang.

Rabb, cinta ini, mengapa bisa kurasakan lagi? Apa yang sedang Kau rencanakan? Tunjukkan aku cara melawan atau setidaknya menghindar saja. Agar tak ada lagi rasa tersiksa bila tak sua dengannya. 

Sumpil, Minggu 18/8/2024

Anis Hidayatie 

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.