| Caption: Hengki Herwanto dan Rakai Hino Galeswangi membawa Misi Perdamaian ASEAN melalui Lagu Kebangsaan Negara-Negara ASEAN |
“Kami cari kesamaannya dan perbedaannya. Penelitian itu kami sampaikan pada panitia SPAFACON 2024 berupa Abstrak. Alhamdulillah lolos dan kami harus mempresentasikan penelitian ini,” ujar Hengki. Minggu (2/6/2024).
“Diantara perbedaan tersebut, tentunya ada persamaannya. Kami ingin menggali kesamaan nilai, kesamaan budaya, agama, suku. Kami ingin menunjukkan persamaan dan perbedaan atau Kebhinekaan di antara negara ASEAN yang merupakan modal untuk membangun perdamaian di tingkat ASEAN,” tegasnya.
“Dari sekian negara itu, ternyata memunculkan kata rakyat dan tanah. Muncul di semua lagu kecuali Brunai Darussalam yang menyiratkan bahwa kami ini hambanya Yang di-Pertuan Agungkan. Intinya adalah rakyat. Jadi dari 11 negara itu intinya bahwa ini untuk rakyat dan rakyat yang berjuang bersama untuk mencapai kemerdekaan negaranya,” jelas Rakai.
“Dari situ muncul perlawanan termasuk di Indonesia sehingga latar belakang semangat dikemas dalam bentuk simbol negara yaitu Lagu Kebangsaan. Hal inilah yang melatarbelakangi negara ASEAN untuk berdiri. Apapun itu ini adalah persatuan dari rakyat. Begitupun dari Timor Leste juga memunculkan bahwa kemerdekaan ini adalah karena persatuan rakyat Timor Leste. Di sini membuktikan bahwa kesamaan sejarah membangun memori kolektif dari rakyat tersebut. Kebangkitan dari sebuah penjajahan. Titik momentum nya itu banyak lagu muncul setelah kemerdekaan,” beber Rakai.
“Kami mohon doa restu kepada semua masyarakat Kota Malang. Kami pun berharap agar Pemerintah Kota Malang dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat memberikan rekomendasi keberangkatan kami sebagai salah satu syarat administrasi,” harap Hengki.

