MALANG I JATIMSATUNEWS.ONLINE: 16 orang terhitung sejak hari ini Rabu, 14 Juli 2021 akan mengikuti pelatihan menjahit dalam situasi PPKM Darurat.
Anggaran tersebut digunakan untuk memberi fasilitas peserta mulai materi, instruktur yang professional, alat dan bahan pelatihan seperti kain serta alat jahit, makan, serta uang transport setiap hari.
Untuk itulah, agar peserta mempergunakan kesempatan ini dengan serius maka BLK Komunitas Hidayatul Mubtadi’in Kembang membuat kontrak dengan peserta. Yakni sebelum mendapatkan sertifikat, setidaknya peserta tersebut telah menyelesaikan magang selama 2 minggu baru bisa mengambil sertifikat. Harapannya, peserta mengetahui dunia kerja secara langsung dan nantinya siap untuk langsung bekerja.
Tentang target yang ingin dicapai Instruktur pelatihan, Hariswan Artiansha menyebut bahwa kegiatan selain bertujuan mencetak SDM yang unggul dan kompeten juga untuk menyongsong era industri 5.0.
Dilaksanakan dengan protokoler kesehatan ketat mengingat masih dalam situasi PPKM Darurat, pelaksanaan pelatihan akan dilaksankan setiap hari sejak pagi hingga sore hari selama 1 bulan.







Komentar Pembaca
Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.